• Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Instagram
  • Youtube

About me

Let me introduce myself


A bit about me

Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Profile

Deepak Bhagya

Personal info

Deepak Bhagya

Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore.

Birthday: 21 SEP 1986
Phone number: +(12) 34 567 89
Website: www.dakshbhagya.com
E-mail: Me@dakshbhagya.com

RESUME

Know more about my past


Employment

  • 2015-future

    Mutation Media @ Web Developer

    Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

  • 2011-2014

    Websoham @ Exclusive Admin

    Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

  • 2009-2011

    Templateclue.com @ Lead Developer

    Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Education

  • 2015

    University of Engineering @Level

    Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

  • 2013-2014

    College of Awesomeness @ passed

    Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

  • 2009-2013

    College of Informatics @ graduated

    Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Skills & Things about me

photographer
86%
html & css
Punctual
91%
illustrator
Web Developer
64%
wordpress

Portfolio

My latest projects


Tampilkan postingan dengan label VFX. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label VFX. Tampilkan semua postingan

Menanti Fitur Shadow Catcher pada Blender


Blender mempunyai banyak fitur. Nah, salah satu fitur yang dinanti - nantikan oleh pengguna Blender yaitu Shadow Catcher. Saat ini fitur shadow catcher masih dalam tahap pengembangan saat artikel ini dibuat. Shadow catcher dapat memudahkan pengguna Blender terutama bagi yang berkecimpung di visual effect (VFX) karena fitur ini dapat membuat bayangan apabila kita menggabungkan Objek yang dibuat melalui Computer Graphic dan Real Footage (Foto atau rekaman video). Sekarang fitur ini sudah ditambahkan mulai Blender 2.79. Oliver Villar juga telah mereview mengenai fitur Shadow Catcher ini di Youtube. Saat ini anda dapat mendownload versi Blender 2.79 atau terbaru pada bagian Bleeding Edge karena Blender versi stabil masih Blender 2.78c.
Ilustrasi shadow cacther dari OpenVisualFX
Ilustrasi shadow cacther dari OpenVisualFX
Berikut ini merupakan referensi  mengenai Shadow Cacther pada Blender
Mari kita tunggu versi Blender yang stabil dengan fitur Shadow Catcher. Namun bagi yang ingin membuat shadow cacther dengan Blender 2.78c saat ini, saya sudah membuat tutorialnya shadow catcher.

Happy Blending, Guys!

Membuat Bayangan (Shadow Catcher) pada Cycles Render Blender

Pada tutorial kali ini, saya akan membuat Shadow Catcher  pada Cycles render. Shadow Catcher yang saya buat ini akan digabungkan dengan objek 3D yang dibuat dari blender serta foto yang saya ambil beberapa waktu yang lalu. Kemudian saya akan menggabungkan ketiga elemen tersebut menjadi satu. Selanjutnya dirender menjadi sebuah gamabr dengan objek baru yang telah ditambahkan pada foto. File untuk tutorial :
Via Google Drive
Via Dropbox

Shadow Catcher GIF

Berikut langkah - langkahnya
  1. Buka file blend yang digunakan pada artikel ini
  2. Tekan [Shift + A] lalu pilih Mesh > Plane.
  3. Pastikan Plane adalah objek yang aktif. Apabila belum klik kanan objek plane. Selanjutnya tekan [S] lalu angka 3 untuk scale Plane sebesar 3 unit 
  4. Tekan [G] lalu [Y] dilanjutkan dengan [-] (minus) dan angka 2. Perintah ini untuk menggeser Plane sepanjang 2 unit pada sumbu Y ke arah kiri
  5. . Tekan [G] lalu [X] dilanjutkan dengan angka 2. Perintah ini untuk menggeser Plane sepanjang 2 unit pada sumbu X. Posisinya sekarang seperti gambar dibawah ini

    Object
  6. Tekan M, lalu pindahkan Plane ke layer 10
    Layer 10
  7. Pada Outliner Editor, Tekan [Shift] lalu klik kiri Lamp dan Camera. Sehingga kedua objek tersebut objek yang aktif.
    Outliner
  8. Lalu tekan M dan Tekan [Shift] lalu klik kiri layer 10. Sehingga objek Lamp dan Camera berada pada dua layer yaitu layer 1 dan 10
  9. Pada 3D viewport editor, aktifkan layer 1 dan sepuluh dengan menekan tomnol [Shift] dan pilih kedua layer tersebut.
    Layer 1 dan 10
  10. Ganti tampilan menjadi Compositing
    compositing
  11. Pada Node Editor, tekan [A] kemudian dilanjutkan [X] lalu [Enter] untuk menghapus semua node yang ada
  12. Pada properties editor, buka tab Scene. Kemudian pilih tombol + dan tambahkan dua scene baru
    Scene
  13. Pada scene RenderLayer, klik kiri dua kali untuk mengganti namanya dan ganti menjadi Object
  14. Kemudian pada Scene Object, ubah setting layer menjadi seperti gambar dibawah ini. Pada
    bagian Scene tekan shift dan klik kiri untuk menambahkan layer yang akan dirender. Lalu pada bagian layer, aktifkan saja layer satu dengan klik kiri layer satu
    Object
  15. Ubah nama RenderLayer.001 menjadi Shadow. Ubah setting layer menjadi seperti gambar dibawah ini. Pada bagian Scene tekan shift dan klik kiri untuk menambahkan layer yang akan dirender. Lalu pada bagian layer, aktifkan saja layer sepuluh dengan klik kiri layer sepuluh
    Shadow Scene
  16. Ubah nama RenderLayer.002 menjadi ShadowCatcher. Ubah setting layer menjadi seperti gambar dibawah ini. Pada bagian Scene tekan shift dan klik kiri untuk menambahkan layer yang akan dirender. Lalu pada bagian layer, aktifkan saja layer sepuluh dengan klik kiri layer sepuluh. Lalu pada bagian exclude, pilih layer satu dengan mengklik kiri layer tersebut
    ShadowCatcher
  17. Pada tab Render, scroll ke bagian film. Lalu aktifkan transparent
    Transparent
  18. Kembali ke node editor. Pastikan Use Nodes dan Backdrop aktif. Backdrop akan menampilkan secara realtime perubahan yang kita lakukan pada proses Compositing.
  19. Tekan [Shift+A] lalu pilih Output > Composite
    Composite Node
  20. Tekan [Shift+A] lalu pilih Output > Viewer
    Viewer Node
  21. Tekan [Shift+A] lalu pilih Input > Render Layers sebanyak tiga kali
  22. Ganti Render Layers masing - masing menjadi Object, Shadow, dan ShadowCatcher
  23. Susunan nya seperti dibawah ini
    Render Layers Node
  24. Tekan [Shift+A] lalu pilih Color > Mix. Ganti Mix menjadi Substract. 
    Substract Node
  25. Hubungkan Node ShadowCatcher dan Shadow ke Node Substract
  26. Tekan [Shift+A] lalu pilih Color >Invert. Hubungkan Node Substract ke Node Invert
    Invert
  27. Tekan [Shift+A] lalu pilih Color >RGB Curves. Hubungkan Node Invert ke Node RGB Curves
    RGB Curves
  28. Tekan [Shift+A] lalu pilih Color > Mix. Ganti Mix menjadi Multiply. Hubungkan Node RGB Curves ke Node Multiply. Hubungkan pada titik kuning bagian bawah.
    Multiply
  29. Tekan [Shift+A] lalu pilih Input > Image. Ganti menjadi gambar 074.png. Lalu tekan [Shift+A] lalu pilih Distort > Scale. Pada node Scale ganti Relative menjadi Render Size.
    Scale
  30. Hubungkan Node Image ke Node Multiply bagian titik kuning sebelah atas. Hubungkan pada titik sebelah atas.
    Scale to Multiply
  31. Tekan [Shift+A] lalu pilih Color >Alpha Over. Lalu hubungkan Node Multiply dengan Node Alpha Over. Seperti gambar dibawah ini.
    node
    alpha over

  32. Selanjutnya kita hubungkan Node Object (Render Layers) pada Node Alpha Over. Seperti gambar dibawah ini
    render layers
  33. Zoom pada bagian Node RGB Curves. Atur kurva hingga berbentuk seperti dibawah ini. Note : kurva ini mengatur warna hitam dari bayangan yang kita buat dari objek nantinya.
    bayangan
  34. Selanjutnya hubungkan Node Alpha Over ke Node Composite dan Node Viewer
    node composite
  35. Maka Node secara keseluruhan akan seperti dibawah ini
    all nodes
  36. Tambahkan material pada object Cube.
    Material Cube
  37. Pada properties editor bagian Lamp. Ganti Lamp dari point menjadi sun.
    Lamp
  38. Selanjutnya tekan tombol render pada properties editor
  39. Maka gambar akan menjadi seperti ini.
    Render
  40. Ubah posisi object Lamp. Anda bisa melakukan perintah Rotation atau Transform agar arah cahaya object Lamp menghasilkan bayangan yang realistis sesuai foto.
  41. Lakukan render kembali.
    Render second
  42. Warna dari bayangan dapat diatur pada RGB Curves node. Kurva yang ada mempunyai batasan. Posisi kurva dapat membuat hasil menjadi seperti gambar dibawah ini. Sehingga pengaturan posisi kurva sangat menentukan hasil dari bayangan.
    Curve kelebihan

    Curve kelebihan 2

Setting shadow cacther seperti ini sering saya gunakan untuk compositing objek 3D dengan video atau foto yang saya rekam. Hasilnya akan memberikan bayangan dari objek 3D. Warna hitam dari bayangan dapat diatur dari RGB curves. Kemudian Objek Plane bertugas untuk menangkap bayangan namun tidak ditampilkan dalam render. Bagi yang ingin berkomentar dan bertanya silakan tinggalkan di kolom Disquss dibawah.

Blender Tutorial : Mengubah Images Sequence menjadi Video

Version : Blender 2.78Tutorial dalam format video menyusul.
Movie Clip Editor
File gambar hasil dari vdeo squence editor dapat diubah kembali menjadi video. Format video yang dihasilkan bermacam - macam seperti avi, mp4, dan sebagainya. Sehingga, blender sebenarnya dapat difungsikan sebagai video konverter. Berikut ini adalah langkah - langkah mengubah images sequence menjadi video. Apabila anda belum mengerti mengenai konversi video menjadi image sequence, berikut artikel mengenai cara mengubahnya.
  1. Buka aplikasi blender.
  2. Ganti editor menjadi Video Sequence Editor
    Video Sequence Editor
  3. Pilih Add > Image untuk menambahkan file. Pilih semua file image sequence yang akan digunakan. 
  4. Pada sequencer, terlihat jumlah frame file video. Ganti jumlah default frame pada  timeline editor yang berjumlah 250 menjadi jumlah frame total video. Pada file saya berjumlah 371.
    end frame
    Atau arahkan frame aktif (garis hijau ke akhir frame pada video tersebut dan tekan tombol [E] maka jumlah frame pada timeline editor akan sesuai dengan file video. Note : saat menekan [E] arahkan kursor ke timeline editor.
  5. Pada properties editor, buka tab render. Pada resolution panel, set resolusi menjadi 720p yaitu X ; 1280 px Y ; 720 px dengan percentage resolusi 100 %. Set  frame rate menjadi 30 fps. Setting ini juga dapat disesuaikan menurut keinginan anda.
    resolution
  6. Scroll ke bawah. Pada bagian output, ubah formatnya menjadi MPEG. Lalu pilih lokasi folder untuk menempatkan hasil render.
    MPEG
  7. Selanjutnya pada Encoding panel, silakan pilih setting sesuai keinginan anda. Setting yang saya gunakan seperti dibawah ini
    Encoding
  8. Setelah selesai tekan tombol Animation untuk merender images sequence menjadi video dengan format sesuai dengan setting sebelumnya.
    Render Button

  9. Setelah proses render selesai, buka folder hasil render. Maka file hasilnya sudah berformat video.
Blender mempunyai berbagai macam fungsi. Salah satu fungsi yang bisa kita gunakan adalah konversi video seperti diatas. Bagi yang ingin berkomentar silakan tinggalkan komentar pada kolom Disquss dibawah.

Referensi:
Blender Documentation
(https://docs.blender.org/manual/en/dev/editors/movie_clip_editor/index.html?highlight=movie%20clip%20editor)

Blender Tutorial : Konversi Video Menjadi Image Sequence

Version : Blender 2.78
Tutorial dalam format video menyusul.

Video Sequence Editor
Blender mempunyai banyak editor. editor - editor ini dapat membantu kita dalam menyelesaikan berbagai hal seperti modelling, compositing, rendering, dan lain - lain. Salah satu editor yang  akan kita gunakan kali ini adalah video sequence editor. Video sequence editor dapat mengubah video kita menjadi gambar  dari tiap frame (Images Sequence) yang ada pada video kita. Images sequence ini akan sangat berguna pada saat rendering,compositing, maupun motion tracking. Contohnya apabila saat melakukan render, lalu blender crash maka kita dapat melakukan render lagi, dimulai pada frame terakhir yang telah dirender, atau kita dapat melakukan edit kembali pada frame tertentu sehingga tidak perlu merender keseluruhan video. Kita juga dapat menkonversi video melalui image sequence seperti pada tutorial mengenai video.
Selanjutnya, langsung saja kita praktekkan.

  1. Buka aplikasi blender
  2. Ganti editor menjadi video sequence editor
    video sequence editor
  3. Tambahkan file  yang akan diedit. Pilih add > Movie, atau dengan menekan tombol [Shift + A] Note: Saat menekan [Shift + A], kursor harus diarahkan atau berada pada video sequence editor sequencer.
    add file
  4. Pada file browser, uncheck pilihan sound sehingga file  video yang ditambahkan tidak mempunyai audio.
    uncheck sound
  5. Tampilan editor akan menjadi seperti ini. Scroll untuk zoom out atau zoom in untuk melihat file  video. Note : pada sequencer, file video yaitu mempunyai garis berwana biru dengan informasi seperti nama file, lokasi file, dan jumlah frame pada file  tersebut.
    VSE
  6. Pada sequencer, terlihat jumlah frame file video. Ganti jumlah default frame pada  timeline editor yang berjumlah 250 menjadi jumlah frame total video. Pada file saya berjumlah 372.
    end frame
    Atau arahkan frame aktif (garis hijau ke akhir frame pada video tersebut dan tekan tombol [E] maka jumlah frame pada timeline editor akan sesuai dengan file video. Note : saat menekan [E] arahkan kursor ke timeline editor.
  7. Tampilan video sequnce editor dapat diganti dengan menampilakan sequencer, preview, atau sequence dan preview pada tombol dibawah ini. Tampilkan sequencer dan preview.
    thumb
  8. Selanjutnya, pada properties editor. Pilih tab render. Pada bagian dimensions panel set resolusi nya terserah anda. Resolusi dapat anda ubah pada bagian X dan Y atau menggunakan pilihan preset. Pastikan percentage scale yaitu 100% karena apabila kurang dari 100% maka resolusi  akan mengecil sesuai percentage scalenya. Percentage scale terdapat pada bagian resolution dibawah pilihan X dan Y. Pada seeting ini saya menggunakan resolosi 720p atau X ; 1280 px dan Y ; 720 px serta [ercentage scale 100 %.
    Resolusi
  9. Selanjutnya scroll ke bawah pada output panel. Setting format gambar menjadi png (atau terserah anda) karena merupakan loseless format. Pilih lokasi output. Anda juga bisa melakukan setting lain sesuai keinginan anda. Berikut setting yang saya gunakan.
    output render
  10. Untuk merender, tekan tombol animation, pada bagian atas tab render.
  11. Buka folder dimana hasil render ditempatkan. Maka file akan terlihat seperti dibawah ini dengan nama dari tiap frame terdiri dari angka yang merupakan frame dari video.
    Hasil render
  12. Anda telah mengubah video anda menjadi gambar tiap frame dari video anda.
Selanjutnya file gambar ini dapt digunakan untuk editing selanjutnya atau anda ubah kembali menjadi video dengan format yang berbeda.

Referensi:
Blender Documentation
(https://docs.blender.org/manual/en/dev/editors/vse/index.html?highlight=sequence%20editor)

Services

What can I do


Branding

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Web Design

Quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Donec sit amet venenatis ligula. Aenean sed augue scelerisque.

Graphic Design

Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident.

Development

Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident.

Photography

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod. Donec sit amet venenatis ligula. Aenean sed augue scelerisque, dapibus risus sit amet.

User Experience

Quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Donec sit amet venenatis ligula. Aenean sed augue scelerisque, dapibus risus sit amet.

Contact

Get in touch with me


Adress/Street

12 Street West Victoria 1234 Australia

Phone number

+(12) 3456 789

Website

www.johnsmith.com